Sunday, February 25, 2007


Amboi! Amboi! Amboi!.... Kuda pun minat Azwan Ali.. Hehehe gurau je ye.. Masa ni kami tengah sesi lawatan ke Kelab Ekustrian Terengganu dan beramah mesra dengan kuda2....

Mesra Sokmo Cit cat 7 Terengganu

Alhamdulillah,selamat kami sampai ke destinasi negeri Terengganu Darul Iman.... Hem... tak lain tujuan kami ke sana adalah atas jemputan kerajaan Negeri Terengganu untuk sama-sama meraikan program Mesra Sokmo Cit Cat 7 bersama barisan artis tanah air kita.... yang penting kat sini kami dapat bersilaturrahim sesama rakan artis, kan?

Saturday, February 17, 2007

dari SEMARAK JAWI

Lantaran tidak mahu menyempitkan gelanggang perjuangan seni sekadar di pentas nyanyian, apatah lagi sebagai public figure - saya terpanggil untuk bersama dalam kempen SEMARAK JAWI tidak lama dahulu.

Saya benar-benar berharap keterlibatan saya dalam kempen ini boleh membawa generasi muda untuk terus menyintai seni penulisan jawi ini. Sesungguhnya, ini jua salah satu khazanah seni negara yang amat bermakna. Paling tidak pun, saya boleh menarik peminat RABBANI khususnya demi mencapai objektif SEMARAK JAWI tersebut.

Friday, February 16, 2007

PAMERAN KEGEMILANGAN SAINS DALAM TAMADUN ISLAM



Anggota Rabbani sedang melangkah ke tempat persembahan di Pusat Kovensyen Kuala Lumpur sempena Pameran Kegemilangan Sains Dalam Tamadun Islam anjuran Kementerian Sains Teknologi dan Inovasi Malaysia baru-baru ini...

KATA PERMATA HATI

Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

Fikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.

Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong. Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahsianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.

Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.

Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang akan kita terima kelak.

Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.

Cinta itu angkuh dan lembut. Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang di langit.

Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.

Nasihat yang baik tidak pernah datang terlambat.

Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.

Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.

Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.

Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

Lidah anda yang menentukan siapa anda.

Diantara isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik.

Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.

Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Jika Anda tidak memulai hari ini dengan senyuman, belum terlambat untuk mencubanya pada hari esok.

Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya

Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah
Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah

Bila Kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat. (Khalifah Abdul Malik bin Marwan)

Barang siapa yang selalu kekenyangan maka banyaklah dagingnya, dan siapa yang banyak dagingnya maka kuatlah nafsunya. Siapa yang kuat nafsunya maka banyaklah dosanya, siapa yang banyak dosanya maka keraslah hatinya dan siapa yang keras hatinya maka tenggelamlah dia dalam bencana dunia serta keindahannya

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik) nescaya tumbuh sebagiannya

Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu. Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab. Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal. Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

Sekali tidak berhasil bukan berarti gagal selamanya.

Kebahagiaan takkan pernah bisa dibeli dengan wang.

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina. Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga.

Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah laksana berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya. Mereka itu orang-orang yang berlaku adil dalam menetapkan hukum baik kepada rakyat maupun kepada keluarga.

Tiga sifat yang menyebabkan penyandangnya tidak tenteram dalam hidupnya: iri, dengki, dan akhlak buruk.

Hiduplah sesuka hatimu, Sesungguhnya kamu pasti mati. Cintai siapa saja yang kamu senangi, Sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya. Lakukan apa saja yang kamu kehendaki, Sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya

Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan. Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan. Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan. Tidak ada kebaikan bagi sedekah kecuali niat yang ikhlas. Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesihatan dan keamanan.


******

SESOSOK TUBUH NAN MULIA

Begitu indahnya sifat fizikal Baginda, sehinggakan seorang ulama Yahudi yang pada pertama kalinya bersua muka dengan Baginda lantas melafazkan keislaman dan mengaku akan kebenaran apa yang disampaikan oleh Baginda.

Di antara kata-kata apresiasi para sahabat ialah:

- Aku belum pernah melihat lelaki yang sekacak Rasulullah.

- Aku melihat cahaya dari lidahnya..

- Seandainya kamu melihat Baginda, seolah kamu melihat matahari terbit.

- Rasulullah jauh lebih cantik dari sinaran bulan.


- Rasulullah umpama matahari yang bersinar.


- Aku belum pernah melihat lelaki setampan Rasulullah.

- Apabila Rasulullah berasa gembira, wajahnya bercahaya seperti bulan purnama.

- Kali pertama memandangnya sudah pasti akan terpesona.


- Wajahnya tidak bulat tetapi lebih cenderung kepada bulat.


- Wajahnya seperti bulan purnama.


- Dahi baginda luas, raut kening tebal, terpisah ditengahnya.


- Urat darah kelihatan di antara dua kening dan nampak semakin jelas semasa
marah.

- Mata baginda hitam,dengan bulu mata yang panjang.

- Garis-garis merah di bahagian putih mata, luas kelopaknya, kebiruan asli
di bahagian sudut.

- Hidungnya agak mancung, bercahaya penuh misteri, kelihatan luas sekali
pertama kali melihatnya.

- Mulut baginda sederhana luas dan cantik.

- Giginya kecil dan bercahaya, indah tersusun, renggang di bahagian depan.


- Apabila berkata-kata, cahaya kelihatan memancar dari giginya.


- Janggutnya penuh dan tebal menawan.


- Lehernya kecil dan panjang, terbentuk dengan cantik seperti arca. Warna
lehernya putih seperti perak sangat indah.

- Kepalanya besar tapi terlalu elok bentuknya.


- Rambutnya sedikit ikal.


- Rambutnya tebal kadang-kadang menyentuh pangkal telinga dan kadang-kadang mencecah
bahu tapi disisir rapi.

- Rambutnya terbelah di tengah.


- Di tubuhnya tidak banyak rambut kecuali satu garisan rambut menganjur
dari dada ke pusat.

- Dadanya bidang dan selaras dengan perut. Luas bidang antara kedua bahunya lebih daripada biasa.

- Seimbang antara kedua bahunya.

- Pergelangan tangannya lebar, lebar tapak tangannya, jarinya juga besar
dan tersusun dengan cantik.

- Tapak tangannya bagaikan sutera yang lembut.

- Perut betisnya tidak lembut tetapi cantik. Kakinya berisi tapak kakinya
terlalu licin sehingga tidak melekat air.

- Terlalu sedikit daging di bahagian tumit kakinya.


- Warna kulitnya tidak putih seperti kapur atau coklat tapi campuran coklat dan
putih. - Warna putihnya lebih banyak.

- Warna kulit baginda putih kemerah-merahan.


- Warna kulitnya putih tapi sihat.


- Kulitnya putih lagi bercahaya.


- Binaan badannya sempurna, tulang-temulangnya besar dan kukuh.
- Badannya tidak gemuk.

- Badannya tidak tinggi dan tidak pula rendah, kecil tapi berukuran
sederhana lagi kacak.

- Perutnya tidak buncit.


- Badannya cenderung kepada tinggi,semasa berada di kalangan org ramai
baginda kelihatan lebih tinggi daripada mereka.


Demikianlah sesosok tubuh nan mulia milik Nabi Muhammad s.a.w ~ manusia agung yang ideal dan sebaik-baik contoh sepanjang zaman. Semulia-mulia insan di dunia...

Pernahkah kita terfikir betapa saat akhir hayat Rasulullah mengingatkan kita semua betapa mendalamnya cinta baginda terhadap umatnya...

Wahai ALLAH, izinkan hambamu ini menukil kembali kenangan itu....

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya.

Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,

"Maafkanlah, ayahku sedang demam,"
kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah,
"Siapakah itu wahai anakku?".

"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah.

Fatimah pun menahan ledakan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.


"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?"
Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.

Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.


"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?"
Tanya Jibril lagi.

"Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas.
Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.

"Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.


"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

"Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat gerangan maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya (lantas terdengar Rasulullah berkata:)
"Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum" (peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu)

Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

"Ummatii, ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Semoga cinta kita pada Rasulullah adalah cinta yang abadi.

{nantikan album terbaru saya :"NABI PUN TERPESONA...",
tulisan di atas satu titipan rasa rindu buat RASULULLAH S.A.W saat mengenang BAGINDA}

Wednesday, February 7, 2007

PENGHARGAAN BERTERUSAN


Syukur.....

Alhamdulillah....

Untuk kesekian kalinya anugerah ABPBH 2006 menjadi milik RABBANI bagi kategori Artis Nasyid Popular.


Hakikat, pihak kami hadir ke majlis tersebut lebih bersifat luahan rasa terima kasih yang tak terhingga kerana Berita Harian yang mengiktiraf dan memberi sokongan kepada genre muzik seperti kami ini untuk setara dengan muzik arus perdana yang sedia ada.


Sesungguhnya kehadiran kami secara langsung merupakan kaedah Lisanul Hal di majlis tersebut demi membuktikan bahawa Islam menyediakan jaluran yang bersesuai dari sudut pakaian dan akhlak untuk hadir ke sini.


Malah secara peribadi, saat di atas pentas saya menggunakan peluang itu sebagaimana pesan NABI:

"Sampaikanlah daripadaku walaupun sepotong ayat".

Inilah manhaj saya selama ini. Langsung tidak terniat untuk mengkritik atau menyentuh mana-mana pihak. Semuanya hadir tulus daripada saya sebagai tanda kasih cinta sesama manusia. Apa yang lebih penting, kata-kata saya persis sebuah bola yang dilontarkan ke dinding yang kemudiannya melantun semula kepada saya.


Mudah-mudahan anugerah ini menjadi ikatan yang erat demi bersatu-padunya kumpulan kami dan seterusnya memberi semangat kepada kami untuk terus tegar dalam genre muzik yang kami perjuangkan. Inilah! Intifada kami.


Akhirnya, terima kasih (8 juta kali) kepada semua yang terus menobatkan kami dalam setiap majlis keraian sebegini. Semoga rahmat dan redha ILLAHI memayungi kita semua. Amin Ya ALLAH!



Monday, February 5, 2007

SERIBU PENGHARGAAN....

Dengan penuh rasa rendah hati saya ucapkan ribuan terima kasih kepada setiap peribadi yang terus 'vote' RABBANI dalam Anugerah Bintang Popular Berita Harian (ABPBH) 2006 semalam. Apa yang diraih semalam bagaikan menyuntik nafas semangat kesinambungan perjuangan seni kami yang tidak pernah mati dan kini kami mengerti dalam setiap langkah yang diatur ada kalian di belakang kami. Terima kasih segalanya....

Sebenarnya, secara peribadi saya terharu meskipun RABBANI tanpa album studio baru tapi tetap jua diizinkan ALLAH untuk bertapak di hati para peminat seni hiburan umumnya. Alhamdulillah... inilah kurniaan yang hakikatnya lebih bererti dari segala bentuk material. "Wahai Tuhan... kasihanilah hamba dan kasihanilah mereka yang mengasihani hambamu ini..."

Insya'ALLAH! malam ni saya akan masuk studio kembali untuk menyambung rakaman album baru: 'NABI PUN TERPESONA...' (title sementara). Album ini merupakan lanjutan dari kejayaan album-album solo saya terdahulu seperti Gemersik Munajat, Roh Munajat, Amalan Kekasih Allah & Ayat-Ayat Cinta yang diterbitkan oleh Abban Cipta Entertainment Production. Sekali lagi diucapkan terima kasih teramat sangat kerana terus support setiap kelahiran album saya.

Rasanya, memadailah sekadar ini dahulu. Kita bertemu lagi....

Thursday, February 1, 2007

PESAN AYAH...

anakku...
jagalah ALLAH nescaya DIA menjagamu
dirikanlah solat moga dirimu selamat
peliharalah
hukum Tuhan; pasti DIA melindungimu

anakku...
cintailah Nabimu ~
kasihanilah Rasulmu ~ ingatilah Baginda
saat orang melupakannya ~
menghinanya dan berpaling darinya
itulah bukti siapa ummatnya ~
siapa khianatinya...
mudah-mudahan
dirimu
beroleh syafaat uzmah
di sini dan di sana nanti

anakku...
renangilah lautan ilmu yang tidak terbatas
jika mampu selamilah ke dasarnya
tapi ingat... selalulah berserah kepadaNYA


anakku...
ilmu mampu menjagamu ~ menyelamatkanmu
ilmu jalan menuju bahagia dunia akhirat
ilmu menuntunmu saat kegelapan
ilmu adalah harta yang tak pernah berkurangan

anakku...
tiada ertinya segala amal ibadahmu
jika melukai hati ibumu walau seguris cuma

anakku...
akan hilang keberkatan hidupmu
andai bergetar hampa naluri seorang ayah